Peranan Kemoterapi untuk Atasi Penyakit Kanker

Kemoterapi tetap menjadi pilihan para pasien kanker walau memberi dampak negatif bagi tubuh. Resiko besar itu tak menyurutkan keinginan mereka untuk terbebas dari sel abnormal yang menggerogoti tubuhnya. Dokter akan menyarankan pengobatan kemoterapi jika sudah memastikan keadaan pasien.

Peranan Kemoterapi untuk Atasi Penyakit Kanker
Ilustrasi Peran Kemoterapi Untuk Atasi Penyakit Kanker, Sumber Gambar: dok. Alodokter

Kemoterapi tetap menjadi pilihan para pasien kanker walau memberi dampak negatif bagi tubuh. Resiko besar itu tak menyurutkan keinginan mereka untuk terbebas dari sel abnormal yang menggerogoti tubuhnya. Dokter akan menyarankan pengobatan kemoterapi jika sudah memastikan keadaan pasien. Perlakuan pengobatan yang tepat segera diterapkan sesuai dengan lokasi sel abnormal, karakter dan tingkatan penyakitnya.

Terdapat tiga peran pokok dari kemoterapi, yaitu:

  • Mengurangi gejala, artinya kemoterapi dilakukan untuk menekan pertumbuhan dan mengurangi rasa sakit.
  • Mengobati, artinya tindakan pengobatan dilakukan untuk menghilangkan secara total sel tidak normal yang ada dalam tubuh.
  • Merawat, artinya pengobatan bertujuan untuk menghambat tumbuh kembang sel dan penyebarannya ke bagian tubuh lainnya.

Sistem Kerja Kemoterapi

Ilmu kedokteran yang semakin berkembang memberi terobosan baru untuk mengobati kanker. Hadirnya kemoterapi dijadikan sebuah solusi andalan agar penyakit kanker yang hadir semakin banyak di masyarakat dapat teratasi. Kemoterapi telah memberikan bukti bahwa cara ini dapat menekan pertumbuhan dan perkembangan jaringan abnormal di dalam tubuh pasien.

Saat ini telah ditemukan metode kemoterapi yang spesifik sehingga dapat menangani kanker sesuai dengan jenisnya. Dokter akan melakukan diagnosa dengan detil untuk mengetahui stadium sel kanker. Treatment diberikan secara terarah langsung pada pusat penyakit, sehingga dampak pengobatan kimia ini bisa dikurangi.

Pada dasarnya terapi yang diberikan memiliki tujuan untuk menghentikan pertumbuhan, pemencaran, bahkan menghancurkan sel kanker. Namun kemelekatan jaringan dalam tubuh memungkinkan obat yang diberikan merusak sel yang sehat. Inilah yang menjadi dampak negatif dari kemoterapi. Efek yang timbul tentu tidak sama dirasakan, semua akan kembali pada tingkat peka tubuh pasien.

Efek dari Keampuhan Kemoterapi

Walau saat ini dunia kedokteran juga telah menemukan solusi untuk mengurangi resiko dari kemoterapi, nyatanya para pasien tetap dihantui oleh perubahan negatif yang dapat terjadi. Mual, pusing, muntah, dan kerontokan rambut adalah hal yang biasa terjadi saat pascakemoterapi. Ini terjadi karena secara garis besar terdapat tiga jaringan yang lebih sensitif terhadap obat kemo, yaitu:

  • Sumsum tulang. Produksi sel darah merah akan terhenti dalam waktu beberapa saat, inilah yang menyebabkan kerusakan pada organ lainnya. Cek darah rutin dapat mengetahui kondisi sumsum tulang pasien pasca kemoterapi.
  • Akar rambut. Dalam keadaan normal, pertumbuhan sel rambut terjadi sangat cepat. Setelah melakukan kemoterapi, akar rambut menjadi rapuh sehingga mudah rontok.
  • Mukosa alat pencernaan, jaringan bagian dalam usus hingga mulut. Keadaan ini menyebabkan pasien menjadi lebih sering mengalami sariawan, diare, atau sakit bagian perut.

Obati Kanker Dengan Herbal Daun Teratai

Pasien yang memilih jalan kemoterapi pasti telah mendapat arahan dari para dokter. Tak hanya soal proses kemo, tetapi juga mengenai dampak negatifnya. Kedaan ini menyebabkan sebagian besar pasien beralih pada pengobatan tradisional yang dipercaya. Penggunaan bahan alami dari rempah dipercaya bisa menyembuhkan dan membuat penderita kanker pulih kembali.

Obat Herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao menjadi salah satu alternatif herbal yang dapat diandalkan, bahkan telah banyak testimoni dari penderita kanker dan penyakit kronis lainnya yang sembuh dengan mengonsumsi herbal ini dengan teratur. Kapsul herbal ini mengandung Polisakarida dan Germanium. Kedua zat istimewa ini bisa menghentikan pertumbuhan sel tidak normal, menyusun kembali jaringan tubuh yang rusak, dan membuat sistem metabolisme tubuh bekerja dengan baik.

Resep tradisional yang diolah secara modern, Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao, sudah mendapat sertifikat HALAL dari MUI. Sertifikasi menjadi Obat Herbal Terstandar (OHT) dari BPOM pun telah dikantongi dengan ijin edar POM HT 133 300 311. Alasan pemberian label dan izin dari lembaga terpercaya pemerintah ini karena produksi PT. Daun Teratai telah mendapat pengakuan dari para peneliti di lab. farmasi dari Universitas Gajah Mada (UGM) melalui uji praklinis.