Ternyata ada 4 Jenis Diabetes yang Harus Diwaspadai

Beberapa tahun ini penyakit diabetes semakin popular di dunia medis. Semakin banyak orang yang menderita penyakit ini. Tak pandang bulu, kadar gula darah yang tidak normal ini dapat dialami oleh anak hingga dewasa.

Ternyata ada 4 Jenis Diabetes yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi Penyakit Diabetes, Sumber Gambar: Dok. GettyImages

Beberapa tahun ini penyakit diabetes semakin popular di dunia medis. Semakin banyak orang yang menderita penyakit ini. Tak pandang bulu, kadar gula darah yang tidak normal ini dapat dialami oleh anak hingga dewasa. Mereka yang terkena diabetes memiliki banyak faktor penyebab sehingga cara pengobatannya pun berbeda-beda.

Jika pada umumnya diabetes dikenal dua jenis, ternyata para ahli menyatakan ada banyak ragam yang diklasifikasikan berdasarkan penyebab, tingkat kerentanan dan cara pengobatannya. Namun, 4 jenis diabetes yang akan diulas dalam tulisan ini merupakan kasus yang sering terjadi, terutama di Indonesia.

Diabetes Tipe 1

Penyakit ini lebih sering ditemukan pada anak. Masalah autoimun yang tidak stabil menyebabkan kinerja insulin di pankreas akan terganggu. Asupan hormon insulin yang minim membuat sistem tubuh akan kekurangan glukosa. Pada kasus ini, pasien akan memerlukan suntikan insulin agar memenuhi kebutuhannya.

Penyakit diabetes autoimun ini cenderung dipengaruhi oleh faktor keturunan, sehingga dalam satu keluarga bisa jadi ada beberapa orang yang berpotensi terdampak oleh penyakit ini. Beberapa kasus juga terjadi karena ada paparan virus yang mengacaukan sistem imun. Sehingga autoimun yang seharusnya menghentikan virus itu, malah menyerang jaringan yang menghasilkan insulin di pankreas.

Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 ini lebih banyak dialami masyarakat dengan berbagai kategori usia, mulai dari anak hingga dewasa. Latar belakang kebiasaan hidup yang tidak sehat menjadi faktor penyebab penyakit jenis ini. Malas beraktivitas, bobot tubuh yang berlebih, tidak menjaga suplai makanan dan minuman adalah beberapa faktor pola kegiatan sehari-hari pemicu hadirnya ketidakseimbangan kadar gula dalam tubuh.

Ukuran gula darah yang tidak seimbang disebabkan karena sel dalam tubuh menjadi tidak sensitif mendeteksi insulin. Ini menyebabkan gula darah tidak dapat diproses oleh sel tubuh. Sehingga penumpukan gula darah akan terjadi dan menimbulkan reaksi abnormal tidak baik bagi tubuh.

Diabetes Tipe 3

Otak sebagai motor penggerak tubuh sangat memerlukan insulin agar dapat bekerja maksimal. Pasien dengan diabetes tipe 3 dipicu oleh kurangnya asupan insulin ke dalam otak, sehingga kinerja dan pertumbuhan otak akan terhambat. Penyakit lain yang berpotensi hadir yaitu Alzheimer, suatu kondisi penurunan fungsi otak yang akan sangat menyebabkan hilang kemampuan berpikir dan mengingat.

Diabetes Tipe 4

Saat dalam keadaan hamil, seorang perempuan akan memproduksi hormon khusus dalam plasentanya. Hormon ini akan membuat kerja insulin terhambat yang berujung pada kondisi gula darah yang tidak stabil dalam tubuh. Banyak yang tak menyadarinya karena diabetes gestasional ini jarang menunjukkan gejala. Namun biasanya kadar gula akan kembali normal setelah melahirkan.

Ramuan Tradsional untuk Stabilkan Gula Darah

Masalah penting dalam penyakit diabetes adalah membuat keadaan gula darah stabil. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, melalui medis ataupun tradisional. Kembali ke alam menjadi sebuah keputusan bijak, karena bahan alami dari obat tradisional tidak akan menimbulkan reaksi negatif bagi tubuh.

NUTRIGOLD D, salah satu obat tradisional yang berasal dari ramuan China telah memberi kontribusi besar terhadap penyembuhan pasien diabetes dengan berbagai tipe. Melalui metode Yin Yang Wu Xing (Keselarasan Lima Unsur Elemen Dalam Tubuh) yang memanfaatkan teknologi modern, NUTRIGOLD D telah diakui sebagai Obat Herbal Terstandar (OHT).

Kandungan mineral (Germanium dan Polisakarida) yang terkandung dalam NUTRIGOLD D mampu menstabilkan fungsi pankreas dan metabolisme tubuh lainnya. Seperti yang diungkap oleh Jimmy Gideon (49 tahun), seorang pelawak senior ini berhasil sembuh dari diabetes tipe 2 dengan mengonsumsi NUTRIGOLD D secara teratur. Gejala tangan dan kaki yang sering kesemutan, lemas, pusing, sering mengantuk serta luka yang sulit sembuh berangsur baik serta kadar gula darah menjadi normal kembali.

Lain halnya dengan Bapak Laimin (79 tahun). Beliau berhasil lolos dari amputasi jempol kaki karena meminum NUTRIGOLD D. Berawal dari kuku jempol kaki yang lepas, luka yang ditimbulkan tak kunjung sembuh juga. Beruntung beliau dikenalkan dengan produk PT Daun Teratai yang telah mengantongi izin dari BPOM dan MUI, sehingga semua luka sembuh dan kadar gula darah kembali seperti sediakala.