Kenali Penyakit Diabetes dengan Mengenal Sejarahnya

Pada tanggal 14 Desember 1922, dua orang ilmuwan bernama Frederick Banting dan Charles Best untuk yang pertama kalinya menemukan insulin.

Kenali Penyakit Diabetes dengan Mengenal Sejarahnya
Ilustrasi Suntiikan Insulin Pertama Kali Untuk Penyakit Diabetes, Sumber Gambar: Dok. Liputan6

Pada tanggal 14 Desember 1922, dua orang ilmuwan bernama Frederick Banting dan Charles Best untuk yang pertama kalinya menemukan insulin. Tentu Anda tahu jika insulin ini sangat erat kaitannya dengan penyakit diabetes, bukan? Penemuan ini merupakan sebuah keberhasilan dunia kedokteran dalam mengendalikan gula darah. Atas penemuan ini, maka setiap tanggal 14 Desember ditetapkan sebagai Hari Diabetes Internasional oleh WHO.

Melalui peringatan Hari Diabetes Sedunia, WHO berharap masyarakat akan menyadari ancaman dari diabetes. Laju pertumbuhan kasus dengan penyakit ini semakin tinggi dan berakibat fatal bagi kondisi tubuh. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia memprediksikan jika pada tahun 2030 diabetes akan menjadi faktor ketujuh kematian di dunia.

Penyakit diabetes di dunia dan Indonesia

Diabetes telah hadir sejak tahun 1550 SM. Saat itu orang mendeteksi penyakit ini melalui urine yang rasanya manis. Kasus demi kasus ditemukan dengan jumlah yang selalu meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 1850 mulailah dikenal dua tipe penyakit diabetes dalam dunia kedokteran.

Penemuan insulin dapat menekan dampak kematian pada pasien, namun kenyataannya  diabetes tetap merebak di masyarakat mulai dari kalangan ekonomi bawah hingga atas. Sebuah penelitian menyebutkan jika jumlah penderita diabetes di dunia yaitu sekitar 180 juta, lalu pada tahun 2014 berjumlah 422 juta, dan akhirnya pada tahun 2017 menjadi 425 juta. Amerika Serikat mendapat posisi teratas sebagai negara yang memiliki pasien diabetes tertinggi di dunia.

Indonesia menduduki peringkat 6 sebagai negara yang memiliki pasien diabetes terbanyak. Sebuah angka yang harus diwaspadai karena pemerintah memprediksi jika laju pertumbuhan kasus akan terus meningkat. Pada tahun 2017 terdapat 10,3 juta kasus dan perkiraan menjadi 16,7 juta akan terjadi pada tahun 2045.

Sebuah prediksi yang harus diwaspadai karena saat ini zaman telah berubah. Perkembangan teknologi dan situasi kondisi menyebabkan pergeseran dalam pola kehidupan masyarakat. Jenis makanan yang tidak sehat, terlena dengan media teknologi sehingga membuat malas bergerak, pola istirahat yang tidak teratur karena berbagai tuntutan aktivitas yang tinggi akan menjadi faktor penyebab lonjakan pasien diabetes melonjak. Tentu ini terjadi jika masyarakat tidak segera menyadari dan menghindarinya.

Glukosa darah yang tinggi rata-rata terjadi pada orang dengan usia 70 tahun. Walau resiko pada anak kecil pun semakin meningkat akibat faktor hereditas (keturunan). Artinya, ancaman diabetes berpotensi terjadi pada semua rentang usia tanpa memandang jenis kelamin pula. Namun demikian, kecanggihan dunia kedokteran tentu akan terus berupaya menemukan solusi untuk penyakit ini. seraya masyarakat terus melakukan perubahan kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

Kehadiran Obat Herbal Memberi Solusi Pada Pasien Diabetes

Resiko besar yang harus diderita pasien diabetes akan menjadi alasan untuk melakukan pengobatan hingga tuntas. Ada beberapa kondisi jika diabetes akan dialami seumur hidup, yaitu pada kasus tipe 2. Namun kehadiran obat herbal akan membantu menjaga kestabilan kadar gula dalam darah berdampingan dengan pemberian insulin atau obat medis lainnya.

NUTRIGOLD D merupakan hasil ramuan tradisional yang diolah secara modern dengan menjalani uji klinis yang lengkap. Para peneliti dari Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta dan Departemen Litbang Rumah Sakit Kanker di Jakarta menemukan bahwa dalam NUTRIGOLD D ditemukan dua senyawa mineral yang berperan penting dalam sistem Adaptogen, yaitu Polisakarida dan Germanium.

Kehadiran dua zat adaptogen ini mampu menangkal semua serangan yang disebabkan oleh berbagai faktor pada tubuh. Memperbaiki jaringan sel yang rusak, menjaga sistem metabolisme, dan menguatkan sistem imunitas. Untuk kasus diabetes sendiri, NUTRIGOLD D dapat mengendalikan kondisi glukosa dalam darah tetap stabil.

Minum NUTRIGOLD D dengan teratur akan membantu proses penyembuhan dan perawatan penyakit diabetes berbagai macam tipe. Telah banyak pasien yang membuktikan khasiat ramuan herbal yang telah masuk ke dalam kategori Obat Herbal Terstandar (OHT) dari BPOM dengan legalitas sertifikat POM TR. 063 356 881.